Rum Pagau Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Desa Tangkobu

NARASI21.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman. 

Bupati Boalemo Rum Pagau menyerahkan langsung bantuan kepada tiga kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah kebakaran, yakni Jon Ahmad, Lina Ahmad, dan Memo Ahmad, pada Jumat (13/03/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Dalam kegiatan tersebut, Rum Pagau turut didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Camat Paguyaman.

Diketahui, peristiwa kebakaran yang menimpa ketiga keluarga tersebut terjadi pada Kamis malam (12/03/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Kebakaran tersebut menghanguskan rumah warga sehingga para korban kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka.

Sebagai bentuk bantuan darurat, Pemerintah Kabupaten Boalemo menyerahkan berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga kepada para korban.

Bantuan yang diberikan meliputi beras, alat dapur keluarga, bolsak atau matras, selimut, senter, sarung, makanan bayi, peralatan bayi, serta terpal.

Bupati Boalemo dalam kesempatan itu menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami oleh warga Desa Tangkobu. Ia berharap bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah dapat meringankan beban para korban sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka untuk sementara waktu.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana atau musibah yang menimpa warga.

“Kami turut prihatin atas kejadian ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga yang terdampak. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan para korban untuk memastikan kondisi mereka pasca musibah serta mendengarkan langsung kebutuhan mendesak yang diperlukan.

Sementara itu, aparat pemerintah kecamatan dan desa juga diharapkan terus berkoordinasi dalam membantu para korban, baik dalam penanganan sementara maupun dalam proses pemulihan setelah kejadian kebakaran tersebut.