Dinkes Boalemo Sabet Tiga Penghargaan Pengelolaan SMILE Tingkat Provinsi Gorontalo

NARASI21.ID – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Kabupaten Boalemo di sektor kesehatan. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), daerah ini berhasil meraih penghargaan sebagai pengelola terbaik Sistem Monitoring Imunisasi Logistik secara Elektronik (SMILE) di tingkat Provinsi Gorontalo.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan diraihnya tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Penguatan Sistem Informasi Kesehatan Nasional Perbekalan Kesehatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung di Grand Q Hotel pada Senin, (27/04)

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Boalemo dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik dalam pengelolaan aplikasi SMILE. Selain itu, penghargaan kategori Puskesmas Terbaik diraih oleh Apt. Ayu Wardani dari Puskesmas Botumoito, serta kategori Rumah Sakit Terbaik diraih oleh Apt. Wahyuni dari RSUD drg. Clara Gobel.

Capaian ini mencerminkan keberhasilan Boalemo dalam mengelola sistem logistik imunisasi secara terintegrasi, akurat, dan transparan. Implementasi aplikasi SMILE dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan stok vaksin serta mendukung kelancaran program imunisasi di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara berbagai pihak, khususnya pengelola farmasi di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Capaian ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Instalasi Farmasi di tingkat puskesmas dan rumah sakit, termasuk di RSUD drg. Clara Gobel. Komitmen bersama dalam menjaga kualitas data logistik kesehatan menjadi kunci utama,” ujar Sutriyani.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dengan sistem yang terintegrasi, pengelolaan logistik menjadi lebih tertib, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ke depan, Sutriyani berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh fasilitas kesehatan di Boalemo untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Semoga capaian ini bisa menjadi pemacu semangat bagi puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk terus mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam pengelolaan imunisasi dan distribusi vaksin yang transparan serta tepat sasaran,” pungkasnya.