NARASI21.ID – Komitmen penerbit Erlangga untuk terlibat dalam penguatan pendidikan nasional kembali ditegaskan.
Tak hanya berfokus pada penerbitan komersial, perusahaan buku tersebut kini menggandeng Pemerintah Daerah Boalemo untuk mempercepat penerapan pelajaran Bahasa Daerah sebagai muatan lokal wajib di tingkat SD dan SMP.
Hasriadi, Manager Erlangga Palu, menjelaskan bahwa keterlibatan ini lahir dari kesadaran bahwa kelestarian bahasa daerah tidak bisa dibebankan hanya pada pemerintah ataupun sekolah.
“Kami tidak ingin hanya dikenal sebagai penerbit buku. Ada isu nasional yang harus kami dukung, termasuk pelestarian bahasa daerah. Karena itu kami siap membantu penyusunan dan pencetakan buku Bahasa Daerah,” ungkap Hasriadi
Dorongan Regulasi Agar Implementasi Tidak Terhambat
Hingga kini, sejumlah muatan lokal Bahasa Daerah seperti Bahasa Bugis, Sunda dan Buol telah tersedia bagi siswa SD kelas 1–6. Namun, untuk Boalemo, diperlukan langkah cepat agar pelajaran Bahasa Gorontalo bisa segera dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan.
Salah seorang kepala sekolah yang turut mengikuti kegiatan pelatihan tersebut menilai bahwa penerapan buku Bahasa Daerah sudah harus dimulai tanpa menunggu terlalu lama.
“Seharusnya mulai tahun ini buku Bahasa Daerah sudah dapat diterapkan di sekolah-sekolah,” ujarnya
Agar program ini berjalan terstruktur, Pemda Boalemo didorong segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar hukum. Selanjutnya, Dinas Pendidikan akan menurunkan aturan teknis pelaksanaannya di lapangan.
Hasriadi menambahkan bahwa buku Bahasa Daerah nantinya tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan berdiri sebagai muatan lokal yang terintegrasi dengan kurikulum nasional.
“Ini memerlukan keberanian dan komitmen kebijakan yang jelas. Buku tersebut harus diposisikan sebagai bagian penting dari pembelajaran,” tegasnya.
Upaya Menjaga Bahasa Gorontalo dari Kepunahan
Langkah kolaboratif antara Erlangga dan Pemda Boalemo diharapkan menjadi proyek percontohan dalam menjaga identitas budaya, terutama Bahasa Gorontalo. Dengan materi ajar yang tersusun baku dan mudah dipahami, siswa di seluruh wilayah Boalemo akan memiliki akses pembelajaran yang sama.
Program ini diyakini menjadi langkah nyata untuk memastikan bahasa daerah tetap hidup dan dipelajari oleh generasi berikutnya, sehingga tidak hilang ditelan perkembangan zaman.



