NARASI21.ID – Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Boalemo tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum penuh makna sosial dan kemanusiaan.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Boalemo menyalurkan dana zakat dan infak/sedekah senilai Rp.310.500.000 yang terbagi ke dalam empat program utama, yakni pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.
Penyaluran dana ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama BAZNAS dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah momentum peringatan hari jadi daerah.
Bupati Tanda Tangani Prasasti Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin Ekstrem
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau, turut menandatangani prasasti rumah layak huni dan menyerahkannya secara simbolis kepada lima kepala keluarga (KK) miskin ekstrem yang berasal dari Kecamatan Tilamuta, Botumoito, Mananggu, Paguyaman, dan Wonosari.
Total bantuan yang digelontorkan untuk program rumah layak huni ini mencapai Rp.150.000.000, sebagai wujud kepedulian pemerintah dan BAZNAS terhadap warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak dan manusiawi.
“Bantuan ini merupakan bukti nyata bahwa Pemkab Boalemo bersama BAZNAS terus berupaya menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat, terutama mereka yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem,” ungkap Rum Pagau
Dukungan untuk Pelaku Usaha Mikro: Dorong Ekonomi Umat
Selain bantuan rumah layak huni, perhatian juga diberikan kepada pelaku usaha mikro. Sebanyak 162 pelaku UMKM dari 81 desa se-Kabupaten Boalemo menerima tambahan modal usaha masing-masing sebesar Rp500.000.
Program ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat kecil, terutama pasca-pandemi, agar pelaku usaha mikro dapat terus bertahan dan mengembangkan usahanya.
Ketua BAZNAS Boalemo Mus Moha menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan hanya bersifat finansial, tetapi juga motivasi agar masyarakat terus berusaha dan tidak bergantung pada bantuan.
“Zakat harus menjadi penggerak kemandirian ekonomi umat,” tegasnya.
Insentif untuk Guru TPQ, Majelis Taklim, dan Pengajar Ponpes
Pada bidang pendidikan dan dakwah, BAZNAS Boalemo kembali menyalurkan tambahan insentif Triwulan III bagi guru TPQ dan Majelis Taklim Muallaf dengan nominal Rp1.500.000 per orang.
Tidak hanya itu, 20 tenaga pengajar di Yayasan Pondok Pesantren Al Khairaat Boalemo juga menerima tambahan insentif masing-masing sebesar Rp500.000, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi Qurani dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Berkah dari Kepedulian ASN Boalemo
Keberhasilan kegiatan pentasyarufan ini tidak lepas dari peran dan keikhlasan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang secara rutin menunaikan zakat melalui BAZNAS setiap bulannya.
Dukungan ASN menjadi fondasi utama dalam pengumpulan dana zakat dan infak yang kemudian disalurkan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa semangat berbagi dan solidaritas sosial telah menjadi bagian dari budaya ASN Boalemo.
“Kami berterima kasih kepada seluruh ASN yang telah menunaikan zakatnya. Semoga keberkahan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua, dan Boalemo semakin diberkahi menjadi daerah baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ucap Ketua BAZNAS dengan penuh haru.
Boalemo: Dari Kepedulian Menuju Keberkahan
Penyaluran zakat dan infak pada momentum HUT Boalemo ke-26 menjadi simbol nyata bahwa peringatan hari jadi bukan hanya tentang kemeriahan, tetapi juga refleksi terhadap nilai-nilai sosial dan spiritual.
Dengan total dana yang tersalurkan mencapai Rp.310.500.000, program ini diharapkan tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, meningkatkan kesejahteraan, serta menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab bersama terhadap sesama.
REDAKSI – MITRO NANTO



