NARASI21.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat sistem tata kelola pemerintahan guna memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang digelar di Aula Bappeda-Litbang Bone Bolango, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan agar tetap selaras dengan perencanaan strategis daerah, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo dalam laporannya menyampaikan bahwa pemahaman pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap implementasi SPIP sejauh ini sudah cukup baik. Meski demikian, penguatan secara teknis tetap diperlukan agar pelaksanaan sistem tersebut dapat berjalan lebih optimal.
Menurutnya, kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui kegiatan bimbingan teknis bertujuan memperbaiki kualitas pendokumentasian SPIP sehingga lebih sistematis dan komprehensif.
Ia menekankan bahwa dokumentasi yang tertata dengan baik sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan dapat dikendalikan dan dievaluasi secara tepat.
“Dokumen SPIP harus tersusun dengan baik agar kita mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan program. Ini merupakan sistem pengendalian agar kegiatan pembangunan tidak keluar dari jalur yang telah direncanakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sri Mulyani Lalijo menjelaskan bahwa penerapan SPIP bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam menganalisis potensi risiko yang mungkin muncul dari setiap kebijakan maupun program pembangunan.
Dengan penerapan sistem tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi berbagai kemungkinan risiko, baik yang bersifat positif maupun negatif, sejak tahap perencanaan sehingga langkah antisipasi dapat disiapkan lebih awal.
Dalam penguatan SPIP tersebut, beberapa aspek utama yang menjadi perhatian di antaranya adalah memastikan seluruh perangkat daerah fokus pada tujuan pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Selain itu, perangkat daerah juga diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi hambatan serta menyiapkan strategi mitigasi yang tepat.
Aspek lain yang juga menjadi perhatian adalah efisiensi dalam penggunaan anggaran. Pemerintah daerah mendorong agar program pembangunan tidak melebar tanpa arah, sehingga setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui penguatan SPIP ini, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap seluruh perangkat daerah dapat menjalankan program pembangunan dengan lebih terarah, terukur, dan minim risiko.
“Dengan perencanaan yang matang serta mitigasi yang tepat, pelaksanaan program pembangunan diharapkan benar-benar fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak ada lagi program yang berkembang tanpa arah, semua harus bermuara pada kesejahteraan rakyat,” tutupnya.



