Lahmuddin Hambali Pastikan Kesiapan Lahan Batalyon di Piloliyanga

NARASI21.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo menunjukkan keseriusan dalam mendukung rencana penempatan dan pembangunan markas batalyon di wilayahnya. 

Hal ini ditandai dengan peninjauan langsung yang dilakukan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di areal Hak Guna Usaha (HGU) Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Senin (19/1/2026).

Peninjauan tersebut mencakup dua titik utama, yakni lokasi yang akan digunakan sebagai penampungan sementara pasukan serta lahan yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan batalyon. 

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan wilayah dari berbagai aspek, mulai dari kelayakan lahan hingga dukungan infrastruktur dasar yang dibutuhkan.

Wakil Bupati Lahmuddin Hambali menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang agar rencana pembangunan batalyon dapat berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. 

Menurutnya, kesiapan lokasi menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan pembangunan fasilitas strategis tersebut.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil lokasi, baik untuk penampungan sementara pasukan maupun rencana pembangunan batalyon. Pemerintah daerah ingin memastikan lahan ini benar-benar layak, memiliki akses yang memadai, serta didukung infrastruktur pendukung yang dibutuhkan,” ujar Lahmuddin Hambali

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah pimpinan OPD turut memberikan paparan teknis terkait kondisi lahan HGU Piloliyanga, termasuk status lahan, potensi pengembangan kawasan, serta rencana penataan wilayah ke depan. 

Selain itu, turut diidentifikasi berbagai kebutuhan dasar yang harus dipersiapkan, seperti jalan akses menuju lokasi, ketersediaan air bersih, serta fasilitas penunjang lainnya.

Wabup menegaskan, keberadaan batalyon di Kabupaten Boalemo bukan hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Ia optimistis, pembangunan markas batalyon akan mendorong aktivitas ekonomi baru dan membuka peluang kerja bagi warga lokal.

“Kehadiran batalyon nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat ganda. Selain memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah, juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat, baik melalui penyediaan lapangan kerja maupun pertumbuhan usaha di sekitar lokasi,” jelasnya

Lebih lanjut, Lahmuddin Hambali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk terus menjalin koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait, baik pemerintah pusat maupun instansi teknis lainnya. 

Hal ini dilakukan agar setiap tahapan persiapan dan pembangunan batalyon di Piloliyanga dapat berjalan lancar, tertib, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Terakhir Lahmuddin berharap, melalui perencanaan yang matang dan sinergi yang kuat, rencana pembangunan batalyon di Kabupaten Boalemo dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat.