NARASI21.ID- Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 tingkat Provinsi Gorontalo tahun ini menjadi momen emosional dan penuh kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bone Bolango.
Di antara 36 peserta kafilah yang resmi dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango pada Jumat (3/7/2026), terselip sebuah kisah inspiratif. Skuad daerah tahun ini dipastikan makin kuat dengan kehadiran seorang peserta tangguh dari golongan cacat netra yang berasal dari Desa Sogitia, Kecamatan Bone.
Kehadiran sosok ini menjadi bukti nyata sekaligus tamparan positif bagi publik, bahwa keterbatasan fisik bukanlah dinding penghalang untuk mencintai, mendalami, dan mensyiarkan Al-Qur’an di panggung tertinggi.
Prosesi pelepasan kafilah yang berlangsung di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati Bone Bolango tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango.
Dalam arahannya, Sekda mengaku sangat bangga dengan komposisi kafilah kali ini yang membuktikan bahwa syiar Islam terbuka inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Alhamdulillah, saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba setelah sekian lama berlatih dan mempersiapkan diri. Besok kita akan mulai berlomba. Insya Allah seluruh peserta dalam keadaan sehat sehingga dapat tampil maksimal tanpa gangguan konsentrasi,” ujar Sekda penuh optimisme.
Kepada seluruh peserta, termasuk perwakilan dari Desa Sogitia tersebut, Sekda menitipkan pesan mendalam. Ia meminta agar kompetisi ini tidak sekadar dijadikan ajang memburu piala, melainkan sebagai ladang ibadah dan syiar gerakan cinta Al-Qur’an.
Sebagai duta resmi, para peserta juga diingatkan untuk terus menjaga etika, sportivitas, dan akhlakul karimah demi menjaga nama baik Kabupaten Bone Bolango di arena perlombaan.
“Saya yakin seluruh peserta telah berlatih maksimal dan memiliki kemampuan terbaik. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan tampil percaya diri. Pemerintah daerah senantiasa mendoakan agar seluruh peserta diberikan keberkahan, kesehatan, serta konsentrasi yang baik sehingga mampu meraih hasil yang membanggakan,” pungkas Sekda



