Kerinduan Tak Terbendung, Air Mata Bupati Rum Pagau Tumpah Saat Ziarah ke Makam Almarhum Rachmat Gobel

NARASI21.ID – Momen haru mewarnai ziarah Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, ke makam almarhum Rachmat Gobel. Di hadapan pusara tokoh yang semasa hidupnya dikenal memiliki dedikasi besar bagi kemajuan pembangunan Provinsi Gorontalo, Rum Pagau tampak tak mampu membendung rasa haru hingga menitikkan air mata.

Bupati Rum Pagau memanjatkan doa untuk almarhum seraya mengenang kebersamaan dan perjalanan panjang yang pernah mereka lalui. Suasana hening di area pemakaman semakin memperlihatkan besarnya rasa kehilangan yang masih dirasakan.

Air mata yang mengalir menjadi gambaran kedekatan emosional antara Rum Pagau dengan almarhum. Kerinduan yang selama ini tersimpan seolah tumpah saat berdiri di sisi makam, mengenang sosok yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

“Beliau adalah pribadi yang baik dan memiliki perhatian besar terhadap kemajuan Gorontalo. Banyak kenangan, nasihat, dan semangat yang beliau tinggalkan. Hari ini saya datang untuk mendoakan beliau, dan tentu rasa rindu itu tidak bisa saya sembunyikan,” ujar Rum Pagau dengan suara bergetar.

Menurutnya, almarhum Rachmat Gobel merupakan sosok yang tidak hanya dihormati karena kiprahnya, tetapi juga karena ketulusan dalam membangun hubungan dengan banyak orang. Pemikiran, pengabdian, dan kepeduliannya dinilai telah memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan daerah.

Rum Pagau berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan almarhum dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus bekerja dan mengabdi bagi kemajuan Gorontalo.

Ziarah tersebut ditutup dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum. Bagi Rum Pagau, kepergian Rachmat Gobel memang meninggalkan duka yang mendalam, namun semangat pengabdian dan keteladanannya diyakini akan terus hidup dalam ingatan banyak orang.

Di hadapan pusara almarhum, doa, rasa hormat, dan kerinduan berpadu menjadi satu, mengiringi harapan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.