Paket Sembako Rp137 Ribu Tebus Murah Rp40 Ribu, Kolaborasi Polres dan Pemkab Bone Bolango Diserbu Warga

Ratusan warga memadati lokasi Pasar Murah Bersubsidi yang digelar di Lapangan Duano, Kecamatan Suwawa Tengah. (F.Indra/Diskominfo)
Ratusan warga memadati lokasi Pasar Murah Bersubsidi yang digelar di Lapangan Duano, Kecamatan Suwawa Tengah. (F.Indra/Diskominfo)

NARASI21.ID- Lapangan Duano di Kecamatan Suwawa Tengah mendadak ramai sejak Selasa pagi (14/7/2026). Ratusan warga tampak memadati area tersebut demi mengantre program Pasar Murah Bersubsidi yang digelar oleh Polres Bone Bolango bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

​Aksi sosial ini digelar khusus dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 600 paket bahan pokok murah disiapkan untuk membantu meringankan beban dapur masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok saat ini.

​​Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, menjelaskan bahwa pasar murah ini adalah bentuk kepedulian nyata Polri yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Kolaborasi apik dengan Pemkab Bone Bolango menjadi kunci suksesnya penyaluran bantuan ini.

​”Pasar murah ini kami laksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Ini adalah wujud sinergi kami dengan pemerintah daerah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warga. Terima kasih kepada Pemkab dan seluruh masyarakat yang terus mendukung Polri,” ujar AKBP Supriantoro di sela-sela kegiatan.

​Apresiasi tinggi juga datang dari Bupati Bone Bolango, Ismet Mile. Hadir langsung bersama Wakil Bupati Risman Tolingguhu, Ismet memuji inisiatif cepat Polres Bone Bolango dalam merespons kebutuhan masyarakat.

​”Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres dan jajarannya. Selama delapan dekade, Polri telah menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan kedamaian kita. Hari ini, di momen Hari Bhayangkara, mereka kembali hadir membawa manfaat langsung yang menyentuh dapur warga,” ungkap Bupati Ismet Mile.

​​Daya tarik utama pasar murah ini adalah besaran subsidi yang diberikan. Satu paket sembako lengkap yang di pasaran umum bernilai sekitar Rp137.000, dapat dibawa pulang warga hanya dengan membayar Rp40.000.

Antusiasme tinggi warga yang datang sejak pagi menjadi bukti bahwa program kolaboratif ini tepat sasaran dan sangat dinantikan oleh masyarakat Bone Bolango.