NARASI21.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, terus bergerak cepat dalam mengawal jalannya roda pemerintahan.
Guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, lincah, dan berorientasi pada pelayanan publik, Sekda Iwan Mustapa menginstruksikan sejumlah langkah strategis terkait akselerasi Reformasi Birokrasi (RB) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Menurut Iwan Mustapa, reformasi birokrasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administrasi di atas kertas, melainkan sebuah keharusan untuk mengubah pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Kita ingin birokrasi di Bone Bolango tidak lagi kaku. ASN harus hadir sebagai solutor masyarakat, bekerja berbasis data, dan memanfaatkan teknologi informasi untuk memotong jalur birokrasi yang berbelit-belit,” ujar Iwan Mustapa dalam pengarahannya baru-baru ini.
Secara garis besar, terdapat empat pilar utama yang menjadi fokus langkah strategis Sekda Iwan Mustapa dalam mendorong Reformasi Birokrasi di Bone Bolango.
Pemkab Bone Bolango mendorong integrasi berbagai aplikasi layanan publik guna mempermudah akses bagi masyarakat serta mempercepat proses administrasi internal antar-SKPD. Serta Memastikan pemangkasan birokrasi yang panjang agar pengambilan keputusan dan eksekusi program pembangunan di lapangan bisa berjalan lebih cepat dan responsif.
Selian itu, Pemda juga menekankan pentingnya sistem merit dalam penataan pegawai serta memperketat pengawasan kinerja untuk meminimalisir praktik maladministrasi dan mengarahkan reformasi birokrasi agar berdampak langsung pada isu prioritas daerah, seperti penanggulangan kemiskinan ekstrem, peningkatan investasi, dan penanganan stunting di Bone Bolango.
Iwan juga menambahkan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi ini membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh kepala jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia menegaskan akan melakukan evaluasi berkala terhadap serapan anggaran dan capaian indikator kinerja utama di masing-masing instansi.
“Melalui komitmen kuat dan langkah-langkah konkret ini, Pemkab Bone Bolango optimistis dapat terus menaikkan indeks Reformasi Birokrasi daerah sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih prima, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat,” tegas Iwan Mustapa.



