Polres Boalemo Kembali Sita Tiga Alat Berat di Tambang Ilegal Dulamayo, Penyelidikan Terus Dikembangkan

NARASI21.ID – Kepolisian Resor (Polres) Boalemo kembali melakukan oenertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. 

Dalam operasi terbaru, aparat berhasil mengamankan tiga unit alat berat yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas pertambangan emas ilegal di kawasan Dulamayo, yang meliputi Desa Buti, Kecamatan Mananggu dan Desa Tangga Barito, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo.

Kapolres Boalemo, AKBP Firman Taufik, didampingi Kasat Reskrim IPTU Nurwahid Kiayi Demak, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan tiga unit alat berat dari lokasi pertambangan ilegal tersebut.

“Benar, Polres Boalemo telah mengamankan tiga unit alat berat yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Dulamayo,” ujar AKBP Firman saat dikonfirmasi awak media narasi21.id, Rabu (22/07)

Kapolres menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk  pengawasan dan penindakan terhadap praktik-praktik ilegal yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu ketertiban masyarakat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Boalemo, IPTU Nurwahid Kiayi Demak, menjelaskan bahwa ketiga alat berat yang diamankan saat ini telah dijadikan barang bukti guna mendukung proses penyelidikan dan penyidikan yang sedang berlangsung.

“Alat berat tersebut sudah kami amankan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan. Kami juga terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pertambangan ilegal tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyidik masih terus mengumpulkan berbagai alat bukti dan keterangan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI di kawasan Dulamayo. Tidak hanya berfokus pada alat berat yang diamankan, penyidik juga akan menelusuri kepemilikan alat, pihak yang mengoperasikan, hingga aktor yang diduga menjadi pengendali kegiatan pertambangan ilegal tersebut.

Kasat Reskrim memastikan, setelah seluruh proses penyelidikan dan administrasi penyidikan dinyatakan lengkap, Polres Boalemo akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik melalui konferensi pers.