Peduli Pendidikan, Rum – Fadel Bahas Smart Class Room untuk Sekolah di Boalemo

NARASI21.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus menunjukkan keseriusannya dalam memajukan sektor pendidikan. 

Bupati Boalemo Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmudin Hambali menempatkan program pendidikan sebagai prioritas utama, salah satunya melalui pengembangan smart school yang ke depan akan didesain lebih spesifik menjadi smart class room di sekolah-sekolah.

Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Rum Pagau yang mendiskusikan pengembangan smart school bersama Anggota DPD RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad. 

Pertemuan tersebut membahas langkah strategis percepatan digitalisasi pendidikan di Kabupaten Boalemo, sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Prof. Fadel Muhammad mengungkapkan bahwa peluncuran smart school di Kabupaten Boalemo pada Juni lalu telah menarik perhatian serius pemerintah pusat. 

Menurutnya, program tersebut bahkan menjadi perbincangan di tingkat nasional karena Boalemo tercatat sebagai daerah pertama di Indonesia yang meluncurkan smart school.

“Pak Mu’ti juga sudah bercerita kepada saya bahwa launching smart school untuk pertama kalinya di Indonesia ada di Boalemo,” ujar Fadel Muhammad

Lebih lanjut, Fadel menegaskan bahwa program digitalisasi pendidikan menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. 

Fadel mengaku telah menjadwalkan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk membahas secara lebih mendalam pengembangan smart school, khususnya yang berfokus pada penerapan smart class room.

“Pekan depan saya akan bertemu Pak Menteri Pendidikan untuk membahas internet sekolah, termasuk smart class room,” kata Fadel

Fadel menambahkan, sejauh ini konsep smart class room yang pernah ia lihat secara langsung baru diterapkan di Tiongkok. Ia berharap konsep serupa dapat diimplementasikan di Kabupaten Boalemo sebagai percontohan di Indonesia.

Sementara itu, Bupati Boalemo Rum Pagau menjelaskan bahwa implementasi smart school telah memberikan warna dan semangat baru bagi dunia pendidikan di Boalemo. Meski demikian, penerapannya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan serta kebutuhan peserta didik.

Untuk jenjang Sekolah Dasar, program smart school saat ini diterapkan pada kelas 4, 5, dan 6. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), program tersebut berlaku untuk seluruh kelas.

“Kelas 1, 2, dan 3 SD saya ingin lebih menitikberatkan pada pendidikan karakter dan kemampuan menulis indah. Untuk kelas lainnya sudah bisa menerapkan program smart school,” terang Rum Pagau

Sebagai bentuk keseriusan, Rum Pagau juga telah menyurat secara resmi kepada Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUDDASMEN) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Dalam surat tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya rencana implementasi smart school pada tahun 2026 di sebanyak 190 sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Boalemo.

Selain itu, pelaksanaan smart school akan diberlakukan mulai kelas 4 SD hingga SMP, sementara kelas 1 hingga 3 SD tetap memusatkan pembelajaran pada penguatan karakter dan keterampilan menulis. Pemerintah Kabupaten Boalemo juga meminta agar Direktorat Jenderal PAUDDASMEN dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru di Boalemo secara berkelanjutan, minimal selama tiga bulan dan tidak hanya sekali pelatihan.

Dalam pertemuan itu, Rum Pagau yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo, Ahman Sarman, menaruh harapan besar agar Prof. Fadel Muhammad dapat mengujicobakan penerapan smart class room di Kabupaten Boalemo sebagai daerah percontohan.

Menanggapi harapan tersebut, Fadel Muhammad menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan konsep internet sekolah dan smart class room. Dengan kedekatannya bersama Hasyim Djojohadikusumo, Fadel optimistis program tersebut dapat disinergikan dengan kebijakan nasional dan direalisasikan secara bertahap di Kabupaten Boalemo.

Terakhir Rum Pagau berharap transformasi digital di sektor pendidikan dapat berjalan optimal, sekaligus mencetak generasi yang berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.