NARASI21.ID- Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan bahwa literasi harus mampu membentuk cara berpikir kritis, memperkuat kemampuan memecahkan masalah, hingga bermuara pada tujuan besar peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Ismet Mile saat membuka Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan Tingkat Kabupaten Bone Bolango bertema “Optimalisasi Mutu Layanan dan Pengelolaan Perpustakaan Melalui Standardisasi Akreditasi Nasional Menuju Bone Bolango Juara” di Aula Bappeda Litbang Bone Bolango, Kamis (3/9/2026).
Menurut Ismet, penguatan literasi tidak cukup hanya diukur dari peningkatan minat baca semata, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata untuk membangun kemampuan masyarakat dalam menyerap informasi dan mengambil keputusan secara tepat.
”Literasi ini sesungguhnya bukan hanya membaca dan menulis. Dari membaca, kita menimba ilmu. Dari ilmu itu, kita membangun kemampuan dan kematangan dalam menghadapi berbagai persoalan,” ujar Ismet di hadapan para peserta.
Ia menilai, nalar yang kuat dan kemampuan memahami persoalan secara mendalam sangat krusial, baik bagi masyarakat luas maupun bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan roda birokrasi dan menghadapi berbagai tantangan daerah.
Dalam arahannya, Ismet juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan budaya membaca di luar ruang-ruang perpustakaan formal, termasuk dengan memanfaatkan ruang domestik melalui pendirian perpustakaan sederhana di rumah masing-masing.
”Kalau tidak ada buku, kertas-kertas kerja pun bisa menjadi bahan untuk kita membaca dan menimba ilmu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ismet menekankan pentingnya pelibatan organisasi kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK hingga kelompok Dasawisma untuk menggerakkan literasi dari lingkungan keluarga terdekat.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat bergerak selaras demi menjaga stabilitas daerah serta mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di Kabupaten Bone Bolango.



