Karier ASN Bone Bolango Bakal Berbasis Kompetensi Lewat Profiling

​NARASI21.ID- Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengambil langkah strategis dalam menata masa depan birokrasi pemerintahan. Karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bone Bolango ke depan akan diarahkan agar semakin berbasis pada potensi dan kompetensi melalui pelaksanaan profiling ASN.

​Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menjelaskan bahwa kegiatan profiling ini bukan sekadar pelaksanaan tes biasa, melainkan fondasi penting dalam membangun sistem manajemen talenta yang wajib diterapkan oleh pemerintah daerah.

Melalui pemetaan ini, pemerintah akan memperoleh gambaran yang utuh mengenai potensi, kompetensi, hingga aspek literasi digital masing-masing ASN yang kini semakin krusial di era pemerintahan berbasis digital.

​”Profiling ini akan memetakan potensi, kompetensi, termasuk literasi digital,” ujar Iwan saat membuka kegiatan Profiling ASN Pemerintah Kabupaten Bone Bolango di UPT BKN Gorontalo, Kamis (17/9/2026).

​Hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi acuan utama bagi pejabat pembina kepegawaian dalam menentukan arah pengembangan karier pegawai mulai dari penempatan, mutasi, hingga promosi agar benar-benar selaras dengan kapasitas individu.

Dengan pola ini, penataan ASN tidak hanya berorientasi pada kebutuhan organisasi, tetapi juga memperhatikan kemampuan riil yang dimiliki oleh setiap aparatur.

​Dalam kesempatan yang sama, Iwan berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti proses profiling dengan tenang, fokus, dan tanpa tekanan. Ia mengingatkan bahwa asesmen ini berbeda dengan ujian akademis yang mengandalkan kecepatan penyelesaian.

​”Ini bukan ujian seperti matematika. Profiling ini memang untuk memetakan potensi diri dan kompetensi,” tegasnya, sembari membagikan pengalamannya agar peserta tidak terburu-buru atau terpengaruh oleh peserta lain.

​Pelaksanaan profiling ini juga menjadi bagian dari tahapan krusial menuju penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Bone Bolango pada tahun mendatang, sekaligus sebagai bentuk persiapan strategis dalam menyongsong manajemen talenta nasional.

Data yang dihasilkan dari pemetaan ini diharapkan mampu memperkuat landasan pemerintah daerah dalam membaca kekuatan organisasi, mengenali kebutuhan pengembangan kompetensi, serta menempatkan aparatur pada ruang kerja yang paling tepat.

​”Insyaallah tahun depan kita sudah berkomitmen menerapkan manajemen talenta. Ini bagian dari persiapan menuju manajemen talenta nasional,” pungkas Iwan.