Jelang Final Piala Dunia 2026, Kapolres Boalemo Ajak Masyarakat Ciptakan Nobar Aman, Tertib, dan Menjunjung Sportivitas

NARASI21.ID – Antusiasme masyarakat menyambut laga final Piala Dunia 2026 diperkirakan akan memuncak dengan berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) di sejumlah titik di Kabupaten Boalemo. Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.I.K., mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pendukung tim yang akan bertanding.

Kapolres mengajak seluruh pencinta sepak bola agar merayakan pertandingan puncak tersebut secara dewasa dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Dalam imbauannya, AKBP Firman Taufik menegaskan agar masyarakat tidak melakukan konvoi atau arak-arakan kendaraan di jalan raya usai pertandingan. Menurutnya, aksi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak menyalakan petasan maupun kembang api saat pelaksanaan nobar ataupun setelah pertandingan berakhir. Penggunaan petasan dinilai dapat membahayakan keselamatan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi memicu gangguan keamanan.

Kapolres juga mengingatkan seluruh pendukung agar menjauhi minuman keras dalam bentuk apa pun. Ia menilai konsumsi minuman beralkohol sering kali menjadi pemicu terjadinya perselisihan, keributan, maupun tindakan yang melanggar hukum.

Tak hanya itu, masyarakat diminta untuk tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya saat menghadiri kegiatan nonton bareng. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi tindak kriminal maupun aksi kekerasan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Di sisi lain, AKBP Firman Taufik juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyampaikan dukungan kepada tim favoritnya. Ia mengingatkan agar tidak melakukan provokasi, menyebarkan ujaran kebencian, ataupun tindakan lain yang dapat memicu konflik dan memecah persatuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, sepak bola merupakan ajang olahraga yang mengedepankan persaudaraan, sehingga setiap pendukung harus mampu menunjukkan sikap saling menghormati meski berbeda pilihan tim.

Kapolres berharap seluruh masyarakat Boalemo dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia 2026 dengan penuh kegembiraan tanpa mengabaikan keamanan dan ketertiban bersama.

“Mari kita jaga kamtibmas, ciptakan nobar yang aman dan kondusif. Menang dan kalah adalah bagian dari olahraga. Tunjukkan bahwa kita adalah pendukung sepak bola yang dewasa, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegas AKBP Firman Taufik.

Polres Boalemo juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh pemuda, penyelenggara nobar, serta para suporter untuk bersama-sama menjaga suasana tetap damai selama berlangsungnya pertandingan.

Exit mobile version