Kepala BKN RI Jadikan Rum Pagau Contoh Teladan Kepemimpinan Bupati

NARASI21.ID – Bupati Boalemo, Rum Pagau, mendapat apresiasi khusus dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., dalam Rapat Koordinasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang berlangsung di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7).

Di hadapan ratusan bupati dari berbagai daerah di Indonesia, Prof. Zudan beberapa kali menyinggung nama Rum Pagau saat menyampaikan materi mengenai tata kelola pemerintahan dan kepemimpinan daerah. Pernyataan tersebut sontak menarik perhatian seluruh peserta yang memadati ruang pertemuan.

Dalam penyampaiannya, Kepala BKN RI menilai Rum Pagau sebagai figur kepala daerah yang memahami peran dan tanggung jawab seorang bupati dalam membangun daerahnya.

“Ini contoh bupati yang betul-betul bupati,” ujar Prof. Zudan sembari menunjuk langsung Rum Pagau di hadapan peserta Rakor Apkasi.

Menurutnya, kepemimpinan tidak diukur dari besarnya anggaran atau luas wilayah yang dipimpin, melainkan dari kemampuan seorang kepala daerah menghadirkan solusi bagi masyarakat, terutama di daerah dengan keterbatasan fiskal.

Prof. Zudan menyoroti kondisi Kabupaten Boalemo yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif kecil dan jumlah penduduk yang tidak sebesar kabupaten lain. Meski demikian, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi Rum Pagau untuk berhenti berupaya menghadirkan pembangunan.

Sebaliknya, ia menilai Rum Pagau justru menunjukkan karakter kepemimpinan yang gigih dengan terus memperjuangkan berbagai program pemerintah pusat agar dapat direalisasikan di Kabupaten Boalemo.

Dalam paparannya, Prof. Zudan juga membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah daerah yang memiliki anggaran besar. Menurutnya, tidak sedikit kepala daerah yang justru terlena dengan besarnya fasilitas dan kewenangan sehingga kehilangan fokus terhadap tugas utamanya sebagai pelayan masyarakat.

Sebaliknya, Rum Pagau disebut sebagai contoh pemimpin yang tetap aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat demi memperoleh dukungan program dan anggaran bagi daerah yang dipimpinnya.

Kegigihan tersebut dinilai semakin penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional yang membuat persaingan memperoleh dukungan pemerintah pusat semakin ketat.

Prof. Zudan mengungkapkan bahwa seorang kepala daerah harus memiliki semangat pantang menyerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakatnya. Ia menilai langkah Rum Pagau yang terus menjalin komunikasi dengan kementerian maupun lembaga pemerintah merupakan sikap yang patut dicontoh oleh kepala daerah lain, khususnya bagi daerah dengan kemampuan keuangan yang terbatas.

Apresiasi yang disampaikan secara terbuka oleh Kepala BKN RI itu pun menjadi perhatian peserta Rakor Apkasi. Banyak kepala daerah menilai pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras seorang pemimpin daerah dapat memperoleh pengakuan di tingkat nasional.

Pujian tersebut sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Boalemo sebagai salah satu daerah yang terus berupaya meningkatkan pembangunan melalui kerja sama dengan pemerintah pusat, meski memiliki keterbatasan dari sisi fiskal dan kapasitas daerah.

Exit mobile version