NARASI21.ID- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bone Bolango, dr. Nurliana Iwan Mustapa, menegaskan bahwa penerapan pola hidup sehat tidak boleh ditunda hingga tubuh mengalami gangguan kesehatan.
Kesadaran tersebut harus dibangun secara konsisten melalui kebiasaan sehari-hari yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.
Pernyataan tersebut disampaikan dr. Nurliana di sela-sela kegiatan olahraga bersama yang diinisiasi oleh DWP Provinsi Gorontalo dalam rangka pemberdayaan pola hidup aktif, bertempat di Halaman Rumah Dinas Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, aktivitas fisik merupakan fondasi utama dalam menjaga kebugaran tubuh serta mencegah berbagai risiko penyakit. Oleh karena itu, olahraga selayaknya tidak dipandang sebagai rutinitas sambilan, melainkan bagian integral dari gaya hidup keluarga.
”Kalau kita membiasakan hidup sehat setiap hari, insyaallah kesehatan akan lebih terjaga. Jadi bukan menunggu sakit baru kemudian kita menjaga kesehatan, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan sehat sejak sekarang,” ujar Nurliana.
Ia menilai, langkah awal untuk menggerakkan kesadaran masyarakat dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti senam bersama. Mengingat tren gaya hidup saat ini cenderung menuntut masyarakat lebih banyak duduk dan minim gerak, menjaga tubuh tetap aktif menjadi sebuah urgensi.
”Aktivitas fisik itu penting. Tidak harus olahraga yang berat. Yang paling penting adalah tubuh kita aktif bergerak dan itu dilakukan secara rutin,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Nurliana menekankan bahwa kesehatan individu memiliki korelasi langsung dengan ketahanan keluarga. Ketika setiap anggota keluarga menerapkan pola hidup sehat, maka terbentuklah lingkungan keluarga yang tangguh dan produktif sebagai cikal bakal masyarakat yang sehat.
Menindaklanjuti semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut, dr. Nurliana berencana menggerakkan seluruh unit DWP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk rutin mengadakan kegiatan fisik serupa.
”Kami berharap di Bone Bolango kita bisa melakukan kegiatan yang sama. DWP unit akan kita dorong untuk mengaktifkan kebiasaan hidup sehat, membiasakan aktivitas fisik, sehingga hidup sehat benar-benar menjadi budaya,” tuturnya.
Ia menambahkan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat tidak cukup hanya bergantung pada fasilitas pelayanan medis semata, melainkan membutuhkan penguatan edukasi preventif dari rumah. Di sinilah peran strategis DWP sebagai organisasi perempuan hadir untuk menjadi motor penggerak kesehatan keluarga.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, DWP Bone Bolango telah merencanakan agenda olahraga massal serupa yang akan kembali diselenggarakan untuk menyemarakkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP pada November mendatang.
”Insyaallah kegiatan yang sama juga akan kita laksanakan di Bone Bolango pada HUT DWP bulan November nanti,” pungkasnya.



