Rakor Tim Pembina Posyandu, Dinkes Boalemo Dorong Penguatan Pelayanan Kesehatan di Tingkat Desa

NARASI21.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, SST., M.Kes., menyampaikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Boalemo yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Hungayonaa, Rabu (7/10/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Bupati Boalemo Drs. H. Rum Pagau, Ketua TP-PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hj. Hartati Pagau Moha, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Boalemo Ny. Rina Hambali Sarkam, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Dalam kegiatan tersebut, Sutriyani Lumula menyampaikan sejumlah materi yang berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan dan penguatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai salah satu bagian penting dalam pelayanan dasar kepada masyarakat.

Pemaparan Kepala Dinas Kesehatan menjadi bagian dari pembahasan dalam rapat koordinasi untuk menyatukan pemahaman dan langkah lintas sektor dalam mendukung keberadaan serta fungsi Posyandu di Kabupaten Boalemo.

Menurut Sutriyani, Posyandu memiliki posisi strategis dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Posyandu juga menjadi salah satu wadah pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa.

“Karena itu, penguatan Posyandu tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pemerintah desa, TP-PKK serta perangkat daerah terkait,” ungka Sutriyani

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara Tim Pembina Posyandu dengan Organisasi Perangkat Daerah, sehingga program dan kegiatan yang berkaitan dengan Posyandu dapat berjalan secara terarah dan saling mendukung.

Kehadiran Bupati Boalemo Rum Pagau dalam rapat tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan pelayanan masyarakat melalui Posyandu. Pemerintah daerah menempatkan koordinasi lintas sektor sebagai bagian penting dalam memastikan program pelayanan dasar dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Sementara itu, keterlibatan TP-PKK Kabupaten Boalemo juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan Posyandu. TP-PKK selama ini memiliki peran dalam menggerakkan partisipasi masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pembinaan Posyandu di Kabupaten Boalemo dapat dilakukan secara lebih terintegrasi. Sinergi antara Dinas Kesehatan, TP-PKK, pemerintah desa dan OPD terkait diharapkan mampu memperkuat pelayanan Posyandu sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Sutriyani menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak agar keberadaan Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan rutin, tetapi dapat terus berkembang sebagai salah satu instrumen pelayanan masyarakat di tingkat desa.

“Penguatan Posyandu juga diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya melalui pendekatan yang lebih dekat, mudah dijangkau dan melibatkan masyarakat secara langsung,” pungkasnya