Bupati Rum Pagau Hadiri Pembinaan Layanan Kesehatan, Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan di Boalemo

NARASI21.ID – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menghadiri kegiatan pembinaan penyelenggaraan layanan kesehatan yang diikuti jajaran Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta puskesmas se-Kabupaten Boalemo.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pembinaan yang berlokasi di Aula Dinkes Boalemo itu turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rahmat Biya, Direktur Rumah Sakit Clara Gobel (RSCG) dr. Roni H. Imran, serta menghadirkan pemateri Dr. Yonatan Wiyoso. Rabu, (17/06)

Dalam kesempatan itu, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah. 

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan profesional merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus terus ditingkatkan oleh seluruh tenaga kesehatan.

Rum Pagau menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan terhadap sistem pelayanan kesehatan, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun tata kelola pelayanan di fasilitas kesehatan.

“Pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat membutuhkan layanan yang mudah diakses, ramah, profesional, dan memberikan rasa aman. Karena itu, seluruh tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” ujar Rum Pagau

Bupati juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para tenaga kesehatan dan pengelola layanan kesehatan terkait berbagai kebijakan serta standar pelayanan yang harus diterapkan di lingkungan rumah sakit maupun puskesmas.

Menurutnya, pembinaan secara berkelanjutan menjadi langkah penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan profesionalisme aparatur kesehatan di daerah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para tenaga kesehatan sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ungkap Sutriyani.

Exit mobile version