Pimpin Rapat Koordinasi, Rum Pagau Minta Tenaga Kesehatan Aktif Menyapa Masyarakat

NARASI21.ID – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa dengan meminta seluruh tenaga kesehatan turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan deteksi dini penyakit serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal tanpa diskriminasi wilayah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada jajaran tenaga kesehatan dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Dalam arahannya, Rum Pagau meminta seluruh pegawai puskesmas mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga gizi hingga tenaga sanitasi agar lebih aktif menyapa masyarakat melalui pelayanan langsung dari rumah ke rumah. Selasa, (19/05)

Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mendeteksi lebih awal berbagai penyakit yang diderita masyarakat sehingga pengobatan rutin dapat terus dipantau, sekaligus mencegah potensi penularan penyakit di lingkungan masyarakat.

“Seluruh tenaga kesehatan harus turun langsung ke masyarakat. Jangan hanya menunggu pasien datang ke puskesmas. Datangi warga, lakukan pemeriksaan kesehatan dari rumah ke rumah agar penyakit bisa dideteksi lebih dini dan pengobatan dapat dimonitor secara rutin,” tegas Rum Pagau.

Ia mengatakan, pendekatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah guna memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan mudah.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya digitalisasi di dunia kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh fasilitas kesehatan di Boalemo untuk mempercepat pelayanan, pengelolaan data pasien serta sistem pelaporan kesehatan.

“Digitalisasi kesehatan harus terus diperkuat agar pelayanan semakin efektif, cepat dan mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Rum Pagau juga meminta agar setiap desa di Kabupaten Boalemo memiliki tenaga sanitasi. Ia menilai keberadaan tenaga sanitasi sangat penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk pada sektor sanitasi yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat saat ini.

Dalam arahannya, Bupati turut menegaskan agar seluruh puskesmas memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat tanpa membedakan wilayah kerja pelayanan kesehatan.

Ia meminta seluruh tenaga kesehatan tetap melayani warga Boalemo meskipun pasien berasal dari kecamatan lain di luar cakupan wilayah puskesmas tersebut.

“Kalau ada masyarakat yang sakit, tetap dilayani meskipun bukan wilayah kerja puskesmas itu. Mereka sama-sama masyarakat Boalemo, hanya berbeda kecamatan. Jangan dipersulit, mudahkan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan,” tegasnya lagi.

Rum Pagau juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar mengedepankan hati dan rasa kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan sekadar pekerjaan administratif, namun merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Saya meminta seluruh tenaga kesehatan menggunakan hati dalam melayani masyarakat. Layani dengan baik, ramah dan penuh kepedulian,” ungkapnya.

Di sisi lain, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo agar menjaga soliditas dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing demi menyukseskan seluruh program dan visi-misi pemerintah daerah.

“Saya minta sesama pejabat jangan saling menjatuhkan. Fokus saja pada pekerjaan masing-masing agar seluruh program dan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga berencana membuka kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bekerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Gorontalo.

Program tersebut nantinya diperuntukkan bagi pegawai Pemerintah Daerah Boalemo, khususnya pada jurusan sanitasi, sehingga tenaga kesehatan di daerah dapat meningkatkan kompetensi dan jenjang pendidikan mereka secara lebih terarah.

Exit mobile version