Rum Pagau: Zakat 2,5% ASN Permudah Lobi Anggaran di Pusat

NARASI21.ID – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan bahwa peningkatan pengelolaan zakat aparatur sipil negara (ASN) melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Boalemo (BAZNAS) membawa dampak besar terhadap kemajuan daerah. 

Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan tarawih keliling di Masjid At-Taqwa, Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Minggu (22/02).

Dalam sambutannya, Rum Pagau menyebut bahwa kebijakan pemotongan zakat sebesar 2,5 persen dari gaji ASN yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan di tingkat pusat.

Menurutnya, komitmen ASN dalam menunaikan zakat menjadi salah satu faktor pendukung yang memperkuat kepercayaan pemerintah pusat terhadap Kabupaten Boalemo. 

Rum Pagau mengungkapkan bahwa berbagai program strategis berhasil diperjuangkan, mulai dari pembangunan Sekolah Rakyat, SMA Garuda, pembentukan batalion, pembangunan gerai koperasi desa (kopdes), kampung nelayan, hingga bantuan sektor pertanian yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Berkat kebersamaan dan keikhlasan ASN dalam menunaikan zakat 2,5 persen melalui BAZNAS, banyak program yang bisa kita lobi di pusat. Ini bukan hanya soal angka, tetapi soal keberkahan dan kepercayaan,” ujar Rum Pagau di hadapan jamaah mesjid At-Taqwa

Bupati menjelaskan bahwa partisipasi ASN dalam membayar zakat mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya dana yang terkumpul kurang dari Rp20 juta per bulan, kini telah melonjak hingga mencapai sekitar Rp400 juta per bulan. Kenaikan tersebut, menurutnya, menunjukkan tumbuhnya kesadaran dan kepedulian sosial di kalangan ASN.

Rum Pagau menekankan bahwa zakat dan sedekah bukan sekadar kewajiban agama, melainkan juga jalan untuk meraih keberkahan dan perlindungan dari berbagai hal buruk. Dirinya mengajak seluruh masyarakat, tidak hanya ASN, untuk mulai menyisihkan sebagian rezeki, meski dalam jumlah kecil.

“Kalau setiap orang menyisihkan seribu rupiah saja secara rutin, dikumpulkan bersama-sama, nilainya bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah setiap bulan. Dana itu bisa kita gunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Terakhir Bupati berharap semangat berbagi terus ditingkatkan, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Ia menilai, kekuatan gotong royong melalui zakat dan sedekah dapat menjadi solusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan mempercepat pembangunan daerah.

Exit mobile version