NARASI21.ID – Pemerintah Daerah (Pemda) Boalemo menggelar prosesi adat Tonggeyamo sebagai penanda penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 18 Februari. Kegiatan sakral yang sarat nilai budaya dan religius ini berlangsung khidmat serta dihadiri jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda.
Prosesi Tonggeyamo tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Boalemo Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali. Turut hadir Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat.
Bupati Rum Pagau dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tonggeyamo bukan sekadar seremoni adat, melainkan wujud pelestarian kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Gorontalo, khususnya di Kabupaten Boalemo. Tradisi ini menjadi sarana pemersatu sekaligus peneguh nilai-nilai keislaman dalam menyambut bulan suci Ramadan.
“Penetapan 1 Ramadan melalui prosesi Tonggeyamo mencerminkan harmoni antara adat dan syariat. Ini adalah identitas budaya yang patut kita jaga bersama, sekaligus momentum memperkuat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali menambahkan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat menjadikan Ramadan sebagai bulan refleksi dan pengabdian.
Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho juga mengapresiasi pelaksanaan Tonggeyamo yang rutin digelar setiap tahun. Menurutnya, tradisi ini memperlihatkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat dalam menjaga nilai budaya sekaligus memperkuat kehidupan beragama.
Prosesi Tonggeyamo diawali dengan rangkaian adat dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama dan adat setempat. Suasana berlangsung penuh kekhusyukan sebagai tanda dimulainya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah Boalemo berharap semangat Ramadan dapat membawa keberkahan bagi daerah, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat selama bulan suci berlangsung.