NARASI21.ID – Nama almarhum Rachmat Gobel akan terus dikenang di Kabupaten Boalemo. Pemerintah Kabupaten Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Drs. H. Rum Pagau mengabadikan nama tokoh nasional tersebut sebagai nama masjid yang berada di kawasan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ada dua pertimbangan utama yang menjadi dasar pemerintah daerah dalam memilih nama Rachmat Gobel untuk masjid di lingkungan SRT 1 Boalemo.
Diwawancarai awak media narasi21.id, Bupati Rum Pagau menjelaskan, alasan pertama berkaitan langsung dengan keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi paling rendah.
Menurutnya, SRT hadir sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Mereka yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti pendidikan di SRT merupakan anak-anak yang masuk dalam kelompok desil 1 dan 2.
“Kenapa kita mengambil nama Rachmat Gobel? Karena keberadaan SRT ini sangat berarti bagi masyarakat Boalemo. Yang berhak mendapatkan kesempatan di SRT adalah anak-anak yang masuk dalam desil 1 dan desil 2,” jelas Rum Pagau.
Bupati menilai, keberadaan SRT menjadi bagian penting dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Anak-anak dari keluarga kurang mampu diberikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan pembinaan yang lebih baik sehingga memiliki masa depan yang lebih cerah.
Menurut Rum Pagau, pendidikan bagi anak-anak tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, moral dan nilai-nilai keagamaan juga harus mendapatkan perhatian.
Karena itu, keberadaan masjid di lingkungan SRT memiliki posisi penting. Masjid tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan mental dan spiritual bagi para siswa.
Mengabadikan Jasa Tokoh Nasional
Pertimbangan kedua, kata Rum Pagau, berkaitan dengan sosok almarhum Rachmat Gobel yang dinilai memiliki jasa besar bagi Gorontalo, khususnya bagi masyarakat Boalemo.
Rachmat Gobel dikenal sebagai salah satu tokoh nasional asal Gorontalo yang memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Yang kedua, kita ingin mengabadikan nama seorang tokoh nasional yang banyak jasa-jasanya bagi Gorontalo, lebih khusus Boalemo, yaitu almarhum Bapak Rachmat Gobel,” ujar Rum Pagau.
Bagi pemerintah daerah, mengabadikan nama Rachmat Gobel pada masjid SRT bukan sekadar memberikan identitas terhadap sebuah bangunan. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan almarhum selama hidupnya.
Nama tersebut diharapkan menjadi bagian dari ingatan generasi muda Boalemo.
Para siswa yang belajar dan tinggal di kawasan SRT 1 Boalemo nantinya tidak hanya mengenal nama Rachmat Gobel sebagai nama sebuah masjid, tetapi juga dapat memahami nilai-nilai pengabdian dan kontribusi yang pernah diberikan tokoh tersebut kepada daerah.
Jadi Inspirasi Generasi Muda
Rum Pagau berharap nama Rachmat Gobel yang diabadikan di lingkungan pendidikan tersebut dapat menjadi sumber inspirasi bagi para siswa.
Menurutnya, generasi muda harus diberikan contoh mengenai pentingnya bekerja keras, memiliki kepedulian terhadap sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Nama itu harus menjadi pengingat bagi anak-anak kita bahwa ada tokoh yang telah memberikan banyak kontribusi bagi daerah. Mudah-mudahan mereka bisa menjadikan semangat pengabdian itu sebagai inspirasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan SRT bukan hanya menyangkut pembangunan gedung dan penyediaan fasilitas pendidikan. Di dalamnya terdapat tanggung jawab besar untuk membentuk generasi yang memiliki kecerdasan, karakter dan kepedulian sosial.
Karena itu, keberadaan masjid di lingkungan SRT diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter para siswa.
Masjid dapat dimanfaatkan sebagai tempat memperdalam pemahaman agama, membangun kedisiplinan, menanamkan nilai kebersamaan serta membentuk pribadi anak yang memiliki akhlak.
Pendidikan untuk Anak dari Keluarga Kurang Mampu
Bupati Rum Pagau menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap akses pendidikan bagi masyarakat, terutama anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi seorang anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
SRT menjadi salah satu ruang bagi pemerintah untuk memastikan anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kelompok desil 1 dan 2 tetap memperoleh kesempatan untuk berkembang.
“Anak-anak ini harus mendapatkan kesempatan. Jangan sampai karena kondisi ekonomi orang tua, mereka kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik,” tegasnya.
Dengan konsep pendidikan yang terintegrasi, para siswa diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pembinaan yang dapat membentuk kepribadian mereka.
Dalam konteks inilah, pemberian nama Rachmat Gobel pada masjid SRT 1 Boalemo memiliki makna yang lebih luas.
Nama tersebut menjadi simbol penghormatan kepada seorang tokoh yang telah berjasa, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa keberhasilan seseorang harus diukur dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Menjadi Bagian dari Sejarah Boalemo
Pemkab Boalemo berharap Masjid Rachmat Gobel nantinya dapat menjadi bagian dari perjalanan sejarah pendidikan di daerah tersebut.
Masjid itu diharapkan bukan hanya menjadi fasilitas ibadah, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya generasi muda Boalemo yang berkarakter, berilmu dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Dengan demikian, keputusan mengabadikan nama Rachmat Gobel memiliki dua pesan utama.
Pertama, menjadi penghormatan terhadap keberadaan SRT sebagai wadah pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya mereka yang masuk dalam desil 1 dan 2.
Kedua, menjadi bentuk penghargaan kepada almarhum Rachmat Gobel atas berbagai jasa dan kontribusinya bagi Gorontalo, terutama bagi masyarakat Boalemo.
Bupati Rum Pagau menilai, jasa seorang tokoh tidak seharusnya hilang begitu saja seiring berjalannya waktu. Salah satu cara untuk menjaga keteladanan tersebut adalah dengan mengenalkan sosok dan kontribusinya kepada generasi penerus.
“Diabadikannya nama Rachmat Gobel pada Masjid SRT 1 Boalemo, kami berharap semangat pengabdian almarhum dapat terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi anak-anak Boalemo untuk mengukir prestasi serta memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa dan negara,” tandasnya
