NARASI21.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melaksanakan Gerakan Indonesia Asri melalui aksi kerja bakti massal yang dipusatkan di lima kawasan strategis, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia serta Instruksi Bupati Bone Bolango terkait pelaksanaan kegiatan kebersihan di lingkungan pemerintah daerah.
Kebijakan ini, menurutnya, menjadi dasar penguatan komitmen daerah dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di ruang publik dan destinasi wisata.
“Gerakan ini bukan hanya simbolis, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata melalui pembersihan dan penyisiran sampah di titik-titik strategis,” tegas Bupati Ismet Mile.
Lima Lokasi Prioritas
Dalam pelaksanaannya, aksi bersih-bersih difokuskan pada lima lokasi yang dinilai memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas masyarakat dan destinasi unggulan daerah. Kelima titik tersebut meliputi:
1. Danau Perintis
2. Center Point Bone Bolango
3. Lapangan Likada Kabila
4. Lapangan IPPOT Tapa
5. Hiu Paus Botubarani
Masing-masing lokasi telah ditetapkan penanggung jawab yang berasal dari unsur camat, perangkat daerah, serta instansi teknis terkait guna memastikan kegiatan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Aksi kerja bakti meliputi pembersihan sampah plastik, penyisiran area publik, perapian lingkungan sekitar, hingga pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir. Pemerintah daerah juga mengerahkan dukungan logistik untuk menunjang kelancaran kegiatan.
Dukungan Peralatan dan Layanan Kesehatan
Untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Permukiman (DLHPP) menyiapkan berbagai perlengkapan kerja seperti kantong plastik, sapu, serta armada pengangkut sampah. Koordinasi teknis pengelolaan sampah dilakukan secara terpusat agar seluruh hasil pembersihan dapat tertangani dengan baik.
Sementara itu, Dinas Kesehatan turut berperan aktif dengan menyiagakan tenaga medis dan ambulans di sejumlah titik kegiatan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat selama pelaksanaan kerja bakti.
Bupati Ismet Mile menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan gerakan tersebut. Ia mengapresiasi keterlibatan TNI/Polri dan masyarakat yang turut ambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata.
Dorong Kesadaran Kolektif
Lebih jauh, Bupati berharap Gerakan Indonesia Asri tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi pemicu tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kawasan wisata dan ruang publik merupakan wajah daerah yang mencerminkan kualitas tata kelola dan kepedulian warganya. Oleh karena itu, budaya menjaga kebersihan harus dibangun secara berkelanjutan, dimulai dari lingkungan terkecil hingga skala kabupaten.
“Lingkungan yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat serta daya tarik wisata daerah. Ini adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap tercipta perubahan perilaku yang lebih peduli terhadap lingkungan, sehingga kawasan strategis dan destinasi wisata di daerah tersebut semakin asri, nyaman, dan membanggakan.
