Bone Bolango Resmi Luncurkan Gerakan Tanam Pertanian Modern PM-AAS

NARASI21.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Serentak berbasis teknologi dan metode Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang dipusatkan di Desa Ayula Timur, Kecamatan Bulango Selatan.

​Langkah strategis ini diambil sebagai tindakan nyata daerah dalam merespons tantangan krisis pangan global serta dampak perubahan iklim (global climate change) yang kian dirasakan oleh para petani lokal.

​Mewakili Bupati Bone Bolango, Asisten III Setda Bone Bolango menegaskan bahwa sektor pangan kini bukan lagi sekadar pemenuhan kebutuhan konsumsi harian, melainkan telah bergeser menjadi komoditas geostrategis utama.

​”Pangan bukan lagi sekadar urusan perut, melainkan komoditas geostrategis utama. Bangsa yang tidak mampu berdaulat atas pangannya akan rentan terhadap tekanan luar. Oleh karena itu, ketahanan pangan lokal di Bone Bolango ini adalah benteng pertahanan utama kita,” terangnya di hadapan jajaran penyuluh dan anggota Kelompok Tani Suka Maju.

​Ia menjelaskan, dinamika geopolitik global dan ancaman disrupsi rantai pasok dunia menuntut daerah untuk bertindak cepat memperkuat kedaulatan pangan dari tingkat tapak.

Selain itu, fenomena cuaca yang tidak menentu dan bergesernya musim tanam dinilai tidak lagi mampu diimbangi dengan metode pertanian konvensional.

​Melalui penerapan metode PM-AAS, Pemkab Bone Bolango menargetkan lompatan produktivitas hasil panen yang signifikan guna menjawab tantangan masa depan.

​”Dengan pertanian modern berbasis teknologi, kita tidak hanya beradaptasi terhadap perubahan iklim, tetapi juga melompat maju. Target produktivitas yang dulunya 6 ton, kini kita ubah paradigmanya menjadi 10 ton padi per kelompok dan per penyuluh sebagai tugas utama hilirisasi nantinya,” tegasnya.

​Pemerintah Daerah Bone Bolango turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penyuluh lapangan serta Kelompok Tani Suka Maju Desa Ayula Timur yang bertindak sebagai pelopor gerakan ini.

“Pemkab berkomitmen akan terus memberikan pendampingan serta dukungan penuh terhadap inovasi di sektor pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kemandirian pangan daerah,” ucapnya.

Exit mobile version