NARASI21.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mendorong kemajuan sektor peternakan terus diperkuat.
Kepala Dinas Pertanian Boalemo, Andi Faizal Hurudji, menyatakan dukungan penuh terhadap program Bupati Rum Pagau dalam pengembangan peternakan sapi modern di daerah tersebut.
Program ini mengadopsi sistem peternakan modern yang telah lebih dahulu diterapkan oleh mantan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. (purn) Angesta Romano Yoyol.
Model peternakan tersebut dinilai berhasil mengintegrasikan teknologi, manajemen pakan, serta pengelolaan kesehatan ternak secara efisien dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Andi Faizal Hurudji menegaskan bahwa transformasi dari sistem peternakan tradisional ke modern merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing peternak lokal.
Menurutnya, selama ini sebagian besar peternak di Boalemo masih menggunakan pola konvensional dengan produktivitas yang relatif terbatas.
“Dengan mengadopsi sistem peternakan modern, kita mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. Ini juga akan berdampak langsung pada kesejahteraan peternak,” ujarnya.
Faizal menambahkan, Dinas Pertanian siap mengambil peran aktif dalam mendukung implementasi program tersebut melalui berbagai langkah strategis, seperti pelatihan teknis, pendampingan lapangan, hingga penyediaan fasilitas penunjang bagi peternak.
Ulasan: Transformasi Menuju Peternakan Modern
Langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui program ini dapat dinilai sebagai strategi progresif dalam menjawab tantangan sektor peternakan di daerah. Selama ini, kendala utama yang dihadapi peternak meliputi keterbatasan pengetahuan, minimnya akses teknologi, serta rendahnya efisiensi produksi.
Dengan mengadopsi model peternakan modern, terdapat beberapa keunggulan yang bisa dicapai:
1. Efisiensi Produksi
Penggunaan teknologi dalam manajemen pakan dan kesehatan ternak memungkinkan peningkatan bobot dan kualitas sapi secara lebih cepat dan terukur.
2. Standarisasi Kualitas
Peternakan modern menerapkan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat, sehingga menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing tinggi di pasar.
3. Peningkatan SDM Peternak
Program ini mendorong peternak untuk belajar dan beradaptasi dengan sistem baru, sehingga meningkatkan kapasitas dan profesionalisme mereka.
4. Dampak Ekonomi Berkelanjutan
Jika diterapkan secara konsisten, peternakan modern dapat membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara luas.
Sementara itu, Bupati Rum Pagau sebelumnya telah menegaskan bahwa sektor peternakan, khususnya sapi, akan menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi daerah. Rum Pagau melihat potensi besar Boalemo sebagai wilayah yang dapat berkembang menjadi sentra peternakan unggulan di Provinsi Gorontalo.
Menurut Rum Pagau, keberhasilan peternakan sapi modern milik Angesta Romano Yoyol menjadi referensi nyata bahwa pengelolaan berbasis teknologi mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya mereplikasi konsep tersebut dengan menyesuaikan kondisi lokal.
“Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan sistem distribusi, pengolahan hasil ternak, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang peternakan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan tercipta ekosistem peternakan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” pungkasnya
