NARASI21.ID- Kabupaten Bone Bolango kembali mencatatkan prestasi gemilang di sektor pertanian. Produktivitas padi di wilayah ini dilaporkan melonjak tajam hingga mencapai kisaran 6 sampai 12 ton per hektare, angka yang berada jauh di atas rata-rata nasional.
Capaian impresif ini mendapat apresiasi langsung dari jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam acara Gerakan Tanam Padi bersama Kelompok Tani Ohilawa di Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Senin (22/6/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian, serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan.
Dalam sambutannya, Staf Khusus Mentan, Sam Herodian, membawa kabar baik mengenai akselerasi ketahanan pangan nasional. Target swasembada pangan yang awalnya dipatok selesai dalam waktu empat tahun oleh Presiden RI, rupanya berhasil digolkan hanya dalam kurun waktu satu tahun.
”Alhamdulillah, dalam waktu satu tahun kita sudah mampu mencapai swasembada. Ini adalah capaian besar yang harus terus dijaga bersama,” ujar Sam Herodian.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk bergerak cepat menyiapkan skema Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) serta memetakan kebutuhan mendesak petani agar dukungan program dari pusat bisa langsung tepat sasaran.
Apresiasi khusus juga datang dari Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti. Ia membeberkan data performa pertanian Bone Bolango yang dinilai sangat menjanjikan dengan rapor hijau di berbagai indikator.
”Ini merupakan prestasi yang sangat baik. Hari ini bahkan sudah tutup tanam. Mudah-mudahan prestasi ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” puji Idha.
Merespons dukungan pusat, Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan bahwa pertanian adalah urat nadi perekonomian warganya. Intervensi Kementan berupa bantuan benih unggul (padi dan jagung), traktor, hingga pompa air terbukti mendongkrak drastis hasil panen di lapangan.
”Kehadiran pejabat Kementan hari ini membawa energi positif dan menjadi dukungan besar bagi para petani kita. Jika hasil pertanian semakin melimpah, maka yang akan merasakan manfaatnya adalah masyarakat. Kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” pungkas Ismet optimis.
