Hadapi Musim Kemarau, Perumda Tirta Bolango Kerahkan Mobil Tangki dan Optimalkan Distribusi Air

​NARASI21.ID- Memasuki musim kemarau, Perumda Tirta Bolango menghadapi tantangan berupa penurunan debit sumber air baku yang berdampak langsung pada kapasitas produksi air bersih di sejumlah instalasi pengolahan.

​Kondisi alam ini mengakibatkan distribusi air ke beberapa wilayah pelayanan mengalami penurunan tekanan, bahkan pada waktu-waktu tertentu aliran air bersih tidak dapat mengalir secara maksimal kepada pelanggan.

​Menyikapi situasi tersebut, Perumda Tirta Bolango bergerak cepat dengan mengimplementasikan berbagai langkah strategis.

Langkah taktis ini dijalankan demi memastikan keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Bupati Bone Bolango, Drs. H. Ismet Mile, MM, agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa henti.

​Direktur Perumda Tirta Bolango, Lanny D.C. Ambouw, SE, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh sumber daya internal guna meminimalisir dampak musim kemarau bagi pelanggan.

Sejumlah langkah taktis yang saat ini tengah digencarkan di lapangan meliputi
​Pelayanan Langsung Menggunakan Mobil Tangki Perumda Tirta Bolango menerjunkan armada mobil tangki air bersih secara berkala ke sejumlah wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat penurunan debit dan tekanan air.

Langkah “jemput bola” ini diambil agar kebutuhan air bersih harian masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik.
​Percepatan Perbaikan Kebocoran Jaringan Di tengah keterbatasan debit produksi akibat kemarau, perbaikan kebocoran pada jaringan perpipaan menjadi prioritas utama. Penanganan ini bertujuan untuk menekan tingkat kehilangan air (water loss), sehingga volume air yang diproduksi dapat dimanfaatkan dan didistribusikan secara lebih efektif kepada pelanggan.

Tim teknis di lapangan terus siaga memantau jaringan serta merespons cepat laporan masyarakat. ​Optimalisasi Sumber dan Kapasitas Produksi Perumda Tirta Bolango terus memaksimalkan fungsi sumber air serta instalasi pengolahan yang masih dapat beroperasi secara produktif dengan senantiasa menyesuaikan ketersediaan debit air baku yang ada.

​​Manajemen menyadari bahwa musim kemarau merupakan ujian berat dalam menjaga kontinuitas pelayanan air bersih. Kendati demikian, kendala iklim ini tidak menjadi alasan untuk menghentikan komitmen pelayanan kepada publik.

​Perumda Tirta Bolango turut mengimbau seluruh pelanggan dan masyarakat agar senantiasa menggunakan air secara bijak, hemat, dan seperlunya, serta memanfaatkan wadah penampungan untuk mencadangkan air saat aliran sedang normal.

​Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama menghadapi fase musim kemarau ini.

​“Musim kemarau merupakan tantangan bersama. Namun pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Kami terus melakukan berbagai upaya, mulai dari optimalisasi produksi, perbaikan kebocoran, pengaturan distribusi hingga pelayanan menggunakan mobil tangki agar kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tetap dapat terpenuhi,” ujar Lanny D.C. Ambouw, SE.

Exit mobile version