BPBD Bone Bolango Pastikan Korban Hanyut Selamat Akibat Banjir

NARASI21.ID- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, memberikan pernyataan resmi terkait musibah banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah pesisir Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa malam (26/05/2026), memicu pergerakan tanah dan luapan air sungai yang berdampak serius pada pemukiman warga.

Berdasarkan laporan kaji cepat dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) Bone Bolango, kronologi bencana bermula sejak pukul 18.00 WITA saat wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti. Puncaknya pada pukul 22.00 WITA, terjadilah banjir bandang dan longsoran yang merendam sedikitnya 35 unit rumah warga, serta mengakibatkan 1 unit rumah milik warga hancur total dan hanyut terbawa derasnya arus material.

Kalak BPBD Achril Yoan Babyonggo mengonfirmasi bahwa musibah ini sempat menelan satu korban luka berat yang terseret arus longsor hingga ke laut. Korban yang diketahui bernama Wahnin Tangahu berhasil diselamatkan berkat aksi cepat dan kesigapan warga sekitar yang langsung melakukan pencarian di tengah situasi darurat.

“Kami mengonfirmasi ada satu korban yang sempat hanyut terbawa material longsor hingga ke laut atas nama Ibu Wahnin Tangahu. Alhamdulillah, berkat gotong royong dan kecepatan warga di lapangan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban langsung dievakuasi ke RS Tombulilato untuk penanganan darurat awal, dan informasi medis terakhir menyatakan korban saat ini dirujuk ke RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo guna mendapatkan perawatan intensif yang lebih komprehensif,”ujar Achril Yoan Babyonggo, Rabu (27/05/2026).

Rumah yang hancur terbawa arus tersebut dihuni oleh keluarga besar yang terdiri dari 2 KK dengan total 5 jiwa (Rukmin Ana, Wahnin Tangahu, serta tiga orang anak, yakni Ainun Tubiyo, Aisyah Tubiyo, dan Ahmad Tubiyo). Saat ini seluruh anggota keluarga korban beserta warga terdampak lainnya yang berjumlah 35 KK (105 jiwa) telah dievakuasi ke lokasi pengungsian yang berpusat di Dusun 3 desa setempat.

Exit mobile version