Rum Pagau Pantau Langsung Revitalisasi Sekolah di Wonosari

NARASI21.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus menempatkan sektor pendidikan sebagai agenda prioritas dalam pembangunan daerah. 

Di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau, perhatian terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan semakin nyata, salah satunya melalui peninjauan langsung proyek revitalisasi sekolah yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Rabu (17/12).

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan secara intensif untuk memastikan seluruh bantuan pembangunan sekolah berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. 

Pada tahun 2025, Kabupaten Boalemo berhasil memperoleh alokasi revitalisasi untuk 20 satuan pendidikan yang tersebar di Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Paguyaman, dengan total nilai anggaran mencapai miliaran rupiah.

Wonosari Jadi Lokasi Awal Peninjauan

Peninjauan Bupati Rum Pagau dimulai dari SMP Negeri 1 Wonosari. Di sekolah menengah pertama ini, pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar sebesar 1,2 miliar untuk pembangunan dan peningkatan fasilitas pendidikan. 

Proyek tersebut meliputi pembangunan tiga Ruang Kelas Baru (RKB), dua unit laboratorium sebagai penunjang pembelajaran praktik, serta satu unit masjid sekolah yang diharapkan dapat mendukung pembinaan karakter dan spiritual peserta didik.

Dari SMPN 1 Wonosari, Bupati bersama rombongan melanjutkan agenda ke SD Negeri 20 Wonosari yang berada di Desa Sukamulya. Sekolah dasar ini menerima anggaran sebesar 1,97 miliar yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur penting, antara lain empat Ruang Kelas Baru, satu unit perpustakaan modern, ruang administrasi sekolah, serta fasilitas sanitasi atau toilet yang lebih layak dan higienis.

Tertib Dapodik, Bantuan Mengalir

Dalam keterangannya, Bupati Rum Pagau menekankan bahwa keberhasilan Boalemo mendapatkan kucuran dana besar dari pemerintah pusat tidak terlepas dari kepatuhan sekolah dalam mengelola data pendidikan, khususnya melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Bantuan pembangunan ini hanya dapat diberikan kepada sekolah yang memiliki data valid dan terinput dengan baik di Dapodik. Saya mengapresiasi sekolah-sekolah di Boalemo yang tertib administrasi, karena dari situlah kepercayaan pemerintah pusat tumbuh dan anggaran miliaran rupiah bisa kita bawa ke daerah,” ujar Rum Pagau.

lebih lanjut dirinya menambahkan, ketepatan dan keakuratan data menjadi kunci utama agar daerah tidak tertinggal dalam mendapatkan berbagai program strategis dari pusat.

Bangun Fondasi Pendidikan Masa Depan

Bupati Rum Pagau menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Boalemo yang unggul dan berdaya saing. 

Pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran modern.

Dengan tersedianya laboratorium di tingkat SMP serta perpustakaan yang representatif di tingkat SD, pemerintah daerah berharap kualitas literasi, kemampuan praktik, dan minat belajar siswa di Kecamatan Wonosari dan Paguyaman dapat meningkat secara signifikan.

“Kami berkomitmen agar siswa di wilayah pedesaan mendapatkan fasilitas pendidikan yang setara dengan siswa di perkotaan. Ketika sarana dan prasarana sudah memadai, maka peluang untuk berprestasi akan semakin terbuka lebar,” pungkasnya

Exit mobile version