Perjuangan Pembangunan Jalan Menuju Pinogu Dapat Dukungan Penuh Anggota DPD RI Syarif Mbuinga

​Anggota DPD RI, Syarif Mbuinga usai menggelar pertemuan strategis dengan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, bersama Tim Percepatan Pembangunan Pinogu (TP3) di kediamannya
​Anggota DPD RI, Syarif Mbuinga usai menggelar pertemuan strategis dengan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, bersama Tim Percepatan Pembangunan Pinogu (TP3) di kediamannya

NARASI21.ID- Perjuangan masyarakat Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, untuk keluar dari keterisolasian mendapat suntikan tenaga baru.

Anggota DPD RI asal Gorontalo, Syarif Mbuinga, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk mengawal penuh aspirasi pembangunan di wilayah tersebut, yang selama ini terbentur aturan kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

​Komitmen ini ditegaskan Syarif usai menggelar pertemuan strategis dengan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, bersama Tim Percepatan Pembangunan Pinogu (TP3) di kediamannya, Senin (10/8/2026).

​“Jangankan bicara dua ribu sekian masyarakat yang ada di sana. Satu jiwa saja itu penting untuk kita beri perhatian dan tanggung jawab yang serius dan sungguh-sungguh,” ujar Syarif.

​​Dalam diskusinya, Syarif menyoroti kompleksitas tantangan di Pinogu. Selain membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, rencana pembukaan akses jalan juga harus melewati kawasan konservasi Taman Nasional. Kondisi ini menuntut koordinasi lintas sektoral yang matang agar pembangunan tetap berjalan sesuai koridor hukum.

​Kendati demikian, ia melihat optimisme yang besar dari langkah kolektif yang digerakkan oleh Pemkab Bone Bolango dan TP3. Menurutnya, persoalan krusial ini tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan visi bersama dari seluruh pemangku kepentingan.

​​Sebagai wakil rakyat di tingkat pusat, Syarif memastikan dirinya tidak akan tinggal diam melihat masyarakat Pinogu mendambakan pemerataan pembangunan sejak lama. Ia mendorong agar komunikasi intensif terus dibangun hingga tingkat kementerian terkait serta melibatkan Pemerintah Provinsi Gorontalo agar masuk dalam perencanaan anggaran.

​Syarif mematok target agar proses administratif ini mulai menunjukkan titik terang pada 2026, sehingga pada 2028 sudah berwujud sebagai aksi nyata intervensi pembangunan di lapangan.

​“Sebagai anak Gorontalo, tidak ada alasan untuk tidak membersamai perjuangan ini demi masa depan Bone Bolango dan masyarakat Pinogu,” pungkasnya.

Exit mobile version