BERITA  

Peringati Hari Jadi ke-80 TNI, DanPos AL Gandeng Pemerhati Lingkungan Lakukan Penanaman Mangrove

NARASI21.ID  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia ke-80 , DanPos AL wilayah Boalemo-Pohuwato, Lettu Laut Tehnik Sutiyono, bersama jajaran menggelar kegiatan penanaman mangrove bersama Kelompok Tanil Nelayan Andalan (KTNA), DKP Provinsi Gorontalo, Pokmaswas Boalemo, Saka Bahari, dan masyarakat pesisir. Sabtu, (04/10)

Aksi peduli lingkungan ini dilaksanakan di kawasan pantai yang berpotensi abrasi, sebagai bentuk bakti TNI AL menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan laut.

Sebanyak 500 bibit mangrove ditanam secara serentak di pesisir laut Desa Pentadu Timur. Prajurit TNI AL, bersama KTNA, Pokmaswas dan Saka Bahari Boalemo-Pohuwato, bekerja sama bahu-membahu menanam dan memastikan bibit tertanam dengan baik.

Lettu Laut Tehnik Sutiyono yang hadir dalam kegiatan menegaskan bahwa HUT ke-80 TNI bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami ingin peringatan hari jadi ini tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi juga memberikan dampak nyata. Mangrove adalah benteng alami bagi pesisir dan habitat penting bagi biota laut. Dengan menanam mangrove, TNI AL berkontribusi menjaga bumi sekaligus masa depan generasi,” ungkapnya.

Kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari ketua KTNA Boalemo, Yanis Pahrun yang menilai langkah TNI AL menanam mangrove merupakan contoh nyata kepedulian militer terhadap keberlanjutan ekosistem laut.

“TNI AL telah memberi teladan bahwa menjaga negeri bukan hanya soal kedaulatan laut, tetapi juga merawat ekosistemnya. Mangrove punya peran besar, baik sebagai penyerap karbon, penahan abrasi, hingga tempat hidup ikan dan kepiting,” ujar ketua KTNA

Selain penanaman mangrove, acara juga diisi dengan penyuluhan singkat tentang manfaat mangrove, penyerahan bibit secara simbolis kepada ketua KTNA, serta ajakan kepada pelajar agar sejak dini menanamkan kepedulian terhadap alam.

Lettu Sutiyono dan para prajurit TNI AL tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Anak-anak sekolah bahkan terlihat gembira menanam mangrove sambil belajar langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga kawasan pantai semakin hijau dan terlindungi.

Peringatan Hari Jadi ke-80 TNI dengan mengusung aksi peduli lingkungan menjadi bukti nyata bahwa TNI AL tidak hanya hadir menjaga kedaulatan laut Nusantara, tetapi juga turut aktif menjaga keberlangsungan ekosistem laut dan pesisir. 

Sinergi antara TNI AL, masyarakat, dan pemerhati lingkungan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa laut yang sehat adalah masa depan bangsa.

REDAKSIMITRO NANTO

Exit mobile version